Selasa, 18 Juni 2013

ANALISIS SWOT PT SIDO MUNCUL



ANALISIS SWOT PT SIDO MUNCUL
Perkembangan PT Sido Muncul di tangan Irwan Hidayat memang tumbuh sangat pesat. Belakangan ini iklan produk Kuku Bima Energik ataupun Tolak Angin dengan bintang sejumlah olahragawan dan tokoh berlatar belakang budaya dan pemandangan alam bermunculan di media massa. Kedua produk itu merupakan produk andalan PT Sido Muncul. Salahsatu strategi yang digunakan oleh PT Sido Muncul adalah dengan mengedepankan budaya dan keunikan alam dalam promosi produknya.
Strategi ini muncul saat Malaysia menggunakan sejumlah budaya kita sebagai bagian dari promosi pariwisatanya. Ini berarti semua budaya kita itu bagus dan dimanfaatkan negara lain. Mengapa kita sendiri tidak menggunakannya? Dengan bertolak pada pemikiran inilah PT Sido Muncul mengeluarkan iklan dalam beberapa versi seperti Papua, Sumba Barat (Nusa Tenggara Timur), serta Labuan Bajo dan Komodo (Flores Barat, Nusa Tenggara Timur). Iklan dan promosi itu bisa membuat produk kami dikenal orang dan daerah- daerah ini lebih maju, terutama pariwisatanya, karena kini dikenal orang.
Selain versi tersebut PT Sido Muncul juga mengeluarkan iklan Kuku Bima Energik dengan bintang iklan olahragawan hingga Mbah Marijan. Strategi iklan ini digunakan karena Sido Muncul ingin merubah brand Kuku Bima Energi bukan jamu lagi, tetapi minuman suplemen untuk menambah semangat dan daya tahan tubuh.
Selain strategi pemasaran yang memang sangat bagus, PT Sido Muncul juga mengedepankan pengembangan dan riset (R&D) selama 40 tahun ini. Dari R&D inilah tercipta produk – produk baru yang sesuai dengan permintaan pasar. PT Sido Muncul juga punya sejumlah konsultan. Dari 3.500 karyawan yang ada, sekitar 187 orang bekerja di laboratorium yang bekerja 24 jam untuk melakukan riset dan pengembangan dari produk yang harus diperbaiki dari waktu ke waktu dan dengan fasilitas yang semakin baik.
Masalah persaingan di dalam negeri antar produsen jamu, saat ini tidak terlalu banyak. Pesaing yang dirasakan cukup berat adalah pesaing dari luar negeri. Bagi pabrik jamu saat ini, bagaimana meningkatkan kepercayaan konsumen akan jamu sebagai sebuah obat dibandingkan dengan obat- obatan kimia yang diimpor, apalagi dengan globalisasi, dengan ACFTA (perjanjian perdagangan bebas ASEAN-China). Tetapi, kompetisi ini yang harus ditanggapi dengan kerja keras, membangun kepercayaan, jujur, dan tekun. Industri jamu itu harus rasional, jujur, agar bisa bersaing secara baik.
ANALISIS SWOT
Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats. Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah.
Analisis SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu:
  • Strengths (kekuatan)
merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam  tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
  • Weakness (kelemahan)
merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada.Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam  tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
  • Opportunities (peluang)
merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.
  • Threats (ancaman)
merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
Setelah itu dibuat pemetaan analisis SWOT maka dibuatlah tabel matriks dan ditentukan sebagai tabel informasi SWOT. Kemudian dilakukan pembandingan antara faktor internal yang meliputi Strength dan Weakness dengan faktor luar Opportunity dan threat. Setelah itu kita bisa melakukan strategi alternatif untuk dilaksanakan. Strategi yang dipilih merupakan strategi yang paling menguntungkan dengan resiko dan ancaman yang paling kecil.
Selain pemilihan alternatif analisis Swot juga bisa digunakan untuk melakukan perbaikan dan improvisasi. dengan mengetahui kelebihan (Strength dan opportunity) dan kelemahan kita (weakness dan threat), maka kita melakukan strategi untuk melakukan perbaikan diri. Mungkin salah satu strateginya dengan meningkatkan Strength dan opportunity atau melakukan strategi yang lain yaitu mengurangi weakness dan threat.
Dari kasus yang ada pada PT Sido Muncul tersebut dapat dirumuskan analisis SWOT sebagai berikut :
Strength
  1. PT Sido Muncul didukung oleh SDM yang handal
  2. Fasilitas pabrik yang lengkap
  3. Merupakan perusahaan jamu terbesar di Indonesia
  4. Distribusi tersebar di seluruh wilayah Indonesia
  5. Produk terjangkau
Weakness
Dari beberapa informasi yang ada menunjukkan bahwa PT Sido Muncul belum mempunyai alat untuk mengeringkan bahan baku sehingga hanya mengandalkan cara tradisional (matahari) sehingga pada musim hujan pengeringan tidak sempurna. Untuk mengatasi masalah tersebut PT Sido Muncul mengambil bahan baku dari pengumpul. Proses produksi menjadi sangat tergantung pada pasokan bahan baku pengepul.
Opportunity
1.      Teknologi
Diera modern ini dibutuhkan peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang dituntut serba cepat dan higienis karena PT Sido Muncul yang merupakan pabrik berstandar pabrik farmasi memiliki fasilitas laboratorium, pengolahan air bersih, pengolahan air limbah.
2.      Selera masyarakat
Perubahan gaya hidup serba instant membuat masyarakat kembali kepada produk-produk herbal (obat- obatan tradisional), karena dirasa produk-produk herbal dapat memberikan banyak manfaat dan tidak menimbulkan efek samping. Hal ini sejalan dengan misi PT Sido Muncul.

3.      Menjadi sponsor dalam berbagai promosi kesehatan
Dengan menjadi salah sati sponsopr dalam berbagai kegiatan promosi kesehatan dapat membentuk suatu image yang bagus.
Threatment
Persaingan industri jamu di Indonesia tumbuh sangat pesat. Karena kini selera masyarakat banyak yang beralih kepada obat-obat tradisional, menyebabkan permintaan akan produk-produk herbal terus meningkat, sehingga PT Sido Muncul yang merupakan perusahaan jamu pertama kali di Indonesia menjadi besar dan berkembang dan tidak heran jika saat ini banyak pesaing-pesaing yang mencoba mendirikan perusahaan obat tradisional dan tidak tanggung-tanggung mencoba untuk menjatuhkan image produk Sido Muncul dengan cara “Memlesetkan” salah satu iklan dari PT Sido Muncul. Jamu-jamu bahan kimia obat (BKO) yang merebak di Indonesia saat ini menjadi sebuah persaingan yang tidak sehat di industri jamu, perusahaan-perusahaan tersebut hanya mencari keuntungan semata, dan tidak memikirkan bahayanya terhadap konsumen.
Selain persaingan yang ketat krisis ekonomi juga berpengaruh terhadap industri jamu. Ditengah krisis ekonomi saat ini menyebabkan kondisi bahan-bahan baku produk tidak stabil, pembiayaan proses produksi, distribusi dan lain-lain menjadi semakin mahal, karenanya dibutuhkan solusi yang tepat bagi PT Sido Muncul untuk menyiasati kondisi seperti ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar